Selasa, 09 April 2019

Pertama

selalu membingungkan untuk mengungkapkan semua yang ada di otak ke dalam tulisan meski pada awalnya ada miliaran kalimat yang berderet namun semua mendadak hilang ketika jarri-jariku menyentuh tuts keybord. 

entah apa yang harus kulakukan
mengeluarkan segala kalimat-kalimat itu dengan suara pun aku tidak 

beberapa orang bilang memendamnya hanya akan membesarkan orang-orang yang salah
membiarkan kebohongan dan kesalahpahaman semakin besar juga bukan hal yang bijaksana
aku tau itu ada benarnya
namun, aku lebih mempercayai bahwa
"Diam menghadapi orang Bodoh adalah kebijaksanaan"

aku cuma lelah menghadapi orang-orang pembohong yang tak punya hati
yang tidak pernah belajar mengaku salah dan meminta maaf dengan tulus
dan itu melelahkan menghadapi orang-orang itu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar